banner 728x250
Hukum  

Presidium Pemuda Timur: Kami Akan Demo Besar-besaran Jika Pemerintah Ngotot Impor Mobil India Rp25 triliun

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

SANDRI RUMANAMA (Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur/Relawan Prabowo-Gibran)

Aktivis muda dan relawan Prabowo-Gibran, Sandri Rumanama mendesak agar pemerintah menghentikan impor mobil jenis pickup dari India.

Pemerintah sendiri sebelumnya menyatakan akan melakukan impor 105 ribu unit mobil secara CBU (Completely Built Up) atau secara utuh sudah jadi, dengan nilai hampir Rp25 triliun.

Nah, Sandri Rumanama yang juga Kepala Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur menilai impor mobil India tidak sesuai dengan Asta Cita yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini big project, Rp24 triliun. Jika anggaran ini digunakan untuk mengembangkan industri nasional untuk memenuhi kebutahan negara, tentu jauh lebih menguntungkan dan tidak menimbulkan kritik terhadap kinerja Presiden yang dinilai omon-omon,” kata Sandri di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Ia meminta presiden agar bisa mengambil sikap tegas atas persoalan ini. Presiden Prabowo seharusnya menunaikan janji kampanye yakni nasionalisme aset negara serta otomotif dan hilarisasi.

“Kata presiden saat kami berkampanye, anak anak muda harus bangga dengan produk produk Indonesia, mobil ya mobil Indonesia. Bahkan shampo dan sabun ya harus produk Indonesia. Kami harap beliau tetap berkomtmem atas janjinya beliau kepada rakyat Indonesia,” papar Sandri.

Founder KontraNarasi ini menyebut pengadaan mobil untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) seharusnya menjadi momentum bagi pengembangan mobil nasional.

Kata Sandri, beberapa produsen mobil nasional yang ada saat ini harusnya diberdayakan dan dimanfaatkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

Diantaranya mobil produk PT Pindad, Polytron, Kancil, serta kendaraan produk PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang melibatkan ahli lokal, anak kuliahan, serta lulusan SMK dalam negeri.

“Jangan hambur-hamburkan uang negara dan merusak citra pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, gitu loh,” tukas Sandri.

Ia pun menegaskan bahwa Indonesia punya PT Pindad sebagai perusahaan calon mobil nasional (mobnas) seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *