banner 728x250
Daerah  

Anggota DPD RI Komite III Perwakilan Provinsi Papua, Pdt. David Harold Waromi, SM., TH Dorong Kolaborasi yang Kuat Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Yayasan Keagamaan dalam Mendukung Pendidikan dan Kesejahteraan Generasi Muda Papua.

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Gatraindonesia.com Yapen- Anggota DPD RI Komite III perwakilan Provinsi Papua, Pdt. David Harold Waromi, SM., TH, mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan yayasan keagamaan dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan generasi muda Papua.

Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan bersama pimpinan yayasan keagamaan Kristen Protestan, Katolik, dan Islam di Cafe Dinara, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (18/2).

Menurut Waromi, yayasan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan masa depan anak-anak Papua, khususnya melalui layanan pendidikan, pembinaan sosial, dan pendampingan generasi muda.

“Apa yang kami bahas hari ini sangat berkaitan satu sama lain, mulai dari pendidikan, agama, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga akses beasiswa. Semua ini menyentuh langsung masa depan anak-anak Papua,” ujarnya.

*Informasi Peluang Program Dukungan Pendidikan*
Dalam pertemuan tersebut, Waromi juga menyampaikan informasi mengenai adanya peluang program dukungan pendidikan, termasuk beasiswa yang ditujukan bagi sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan keagamaan.

Ia berharap yayasan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan melakukan koordinasi sesuai mekanisme yang berlaku, sambil menunggu informasi resmi lebih lanjut dari pihak terkait.

“Kami ingin yayasan mengetahui peluang yang ada, sehingga ketika program tersebut dibuka secara resmi, mereka sudah siap dan dapat memanfaatkannya dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, pimpinan yayasan dan pesantren menyambut baik informasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang ditetapkan, serta menunggu kepastian resmi agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.

Berbagai Tantangan yang Dihadapi Yayasan
Dalam dialog tersebut, para pimpinan yayasan juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, di antaranya keterbatasan dana operasional, kebutuhan tenaga pengajar, kesejahteraan guru, serta dukungan bagi kebutuhan dasar siswa seperti seragam dan perlengkapan sekolah.

Waromi menilai, yayasan keagamaan selama ini telah berperan sebagai mitra penting dalam membangun sumber daya manusia Papua, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

“Mereka adalah garda terdepan dalam membina generasi muda. Peran mereka sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak Papua,” katanya.

Harapan Kolaborasi Pemerintah Daerah
Waromi berharap pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, dapat memberikan perhatian melalui kebijakan dan program yang mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan yang dikelola yayasan keagamaan.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Ketika kita membantu pendidikan anak-anak, memperhatikan guru, dan mendukung keberlangsungan sekolah, berarti kita sedang membangun masa depan Papua,” ujarnya.

Temuan Lapangan di Kepulauan Yapen
Selain di Kabupaten Jayapura, Waromi juga menyampaikan hasil kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Yapen, di mana ia menemukan sejumlah tantangan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar.

Beberapa di antaranya adalah kondisi sekolah yang membutuhkan perbaikan, keterbatasan fasilitas pendidikan lanjutan, serta kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya.

“Ada wilayah yang masih membutuhkan perhatian, terutama dalam memastikan anak-anak dapat melanjutkan pendidikan dengan baik,” ungkapnya.

Aspirasi Akan Disampaikan ke Pemerintah Pusat
Sebagai wakil daerah di DPD RI, Waromi menegaskan komitmennya untuk menyampaikan seluruh aspirasi yang diterima kepada kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *