banner 728x250

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Dikenang sebagai Pemimpin Tegas dan Nasionalis

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Gatraindonesia.com Jakarta — Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada usia 90 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar wafatnya purnawirawan Jenderal TNI tersebut dibenarkan oleh mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Ade Supandi. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sosok yang dinilainya sebagai figur pemimpin tegas, nasionalis, serta penuh kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.

“Kita berdukacita sangat mendalam.
Beliau adalah orang yang lurus, tegas, nasionalis, serta mampu merangkul adik-adiknya. Beliau juga seorang muslim yang menjadi teladan. Saya pribadi merasa sangat disayangi oleh beliau,” ujar Ade Supandi.

Menurutnya, sosok Try Sutrisno merupakan panutan kepemimpinan di tengah dinamika global dan tantangan politik dunia saat ini.

Nilai-nilai kemandirian bangsa yang selalu digaungkan almarhum dinilai tetap relevan bagi Indonesia dalam menjaga eksistensi dan daya saing di tingkat internasional.

“Beliau selalu menanamkan bahwa bangsa Indonesia harus mandiri, mampu eksis, dan unggul di tengah persaingan global,” tambahnya.

Semasa hidupnya, Try Sutrisno dikenal sebagai tokoh militer sekaligus negarawan yang memiliki dedikasi panjang bagi bangsa dan negara.

Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum dipercaya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998.

Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.
Sosoknya dikenang sebagai pemimpin yang sederhana, disiplin, serta konsisten menjaga nilai persatuan dan nasionalisme.

Bangsa Indonesia pun melepas kepergian salah satu putra terbaiknya yang telah mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk negara. Doa dan penghormatan terakhir mengalir dari berbagai kalangan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada Tanah Air.

Penguburan ini dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden, Kasad, Kasau, Kasal dan sejumlah Menteri, Purnawirawan Jendral Jendral, serta para pejabat dan masyakat umum yang masih mencintai Almarhum.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *