GATRAINDONESIA.COM JAKARTA, 11 Mei 2026– PT Datong Mining Technologies unjuk gigi di Indonesia Coal and Energy Expo (ICEE) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, 11–14 Mei 2026. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkenalkan portofolio teknologi dan layanan pendukung pertambangan ke pasar Indonesia.
Direktur PT Datong Mining Technologies, Bo Simon, menyebut ICEE 2026 sebagai momentum tepat memperkuat jaringan bisnis sekaligus menampilkan solusi alat berat milik perusahaan. “Indonesia adalah pasar strategis bagi kami. Lewat ICEE 2026, kami ingin menunjukkan komitmen Datong dalam mendorong efisiensi dan produktivitas industri tambang nasional,” ujar Bo Simon saat ditemui di booth Datong, Senin (11/5/2026).

Direktur PT Datong Mining Technologies, Bo Simon
Di pameran, Datong memamerkan lini unit unggulan untuk operasional tambang terbuka dan bawah tanah. Tak hanya alat berat, perusahaan juga memperkenalkan layanan purna jual, sistem monitoring berbasis teknologi, serta skema pembiayaan fleksibel bagi mitra tambang.
Bo Simon menegaskan, Datong Mining Technologies bertumpu pada tiga pilar: ketersediaan unit, kecepatan layanan suku cadang, dan dukungan teknis di lapangan. “Kami tidak hanya menjual unit. Kami pastikan pelanggan mendapat dukungan total, dari operasional harian hingga maintenance,” jelasnya.
ICEE 2026 menjadi pameran perdana Datong Mining Technologies di Indonesia tahun ini. Perusahaan membidik peningkatan brand awareness serta membuka peluang kerja sama dengan kontraktor tambang, pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan perusahaan energi nasional.
PT Datong Mining Technologies merupakan bagian dari Datong Group yang telah berpengalaman global di industri alat berat dan solusi pertambangan. Kehadiran Datong di Indonesia diharapkan mempercepat transfer teknologi serta meningkatkan standar keselamatan kerja di sektor tambang.

















