banner 728x250

Kembalikan Formulir Pendaftaran, Mitra Fakhruddin Tegaskan Komitmen Besarkan BM PAN

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Gatraindonesia.com Jakarta – Mitra Fakhruddin resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN. Kehadirannya bersama tim membawa nuansa budaya Nusantara sebagai simbol semangat perjuangan dan identitas kader muda dalam kontestasi organisasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mitra menegaskan bahwa unsur budaya yang dihadirkan dalam proses pendaftaran memiliki makna mendalam. Ia menyebut timnya mengenakan atribut khas dari berbagai daerah, termasuk pasapu yang merupakan identitas budaya dari Sulawesi Selatan.

“Kami hadir dengan nuansa budaya. Ada unsur Jawa Timur dan kami menggunakan pasapu, identitas kami dari Sulawesi Selatan.

Pasapu ini dahulu dikenakan para pejuang, khususnya Sultan Hasanuddin saat menghadapi perjuangan. Insya Allah semangat perjuangan itu juga yang kami bawa dalam kontestasi ini,” ujarnya.

Mitra menjelaskan, keputusannya mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran didasari komitmen sebagai kader dan bagian dari generasi muda PAN yang ingin berkontribusi lebih besar terhadap BM PAN dan partai.

“Yang mendasari kami mengambil formulir adalah komitmen sebagai kader, sebagai anak-anak matahari dan kader BM PAN untuk ikut berkontestasi dalam Kongres VII BM PAN.

Tujuan utamanya adalah bagaimana memberikan kontribusi besar untuk BM PAN dan PAN pada khususnya,” katanya.

Ia menilai kepemimpinan sebelumnya telah meletakkan fondasi organisasi yang kuat.

Namun menurutnya, perkembangan zaman menuntut adanya adaptasi terhadap perubahan, terutama dalam mendekatkan politik kepada generasi muda.

“Kepemimpinan sebelumnya sudah meletakkan pondasi yang sangat baik. Tinggal bagaimana melengkapi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang terus berubah.

Anak muda yang selama ini mungkin apatis terhadap politik harus kita dekati dengan cara yang lebih baik agar memiliki daya tarik dan mau ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mitra menegaskan Kongres VII BM PAN tidak hanya menjadi ajang memilih ketua umum baru, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan kaderisasi.

Menurutnya, banyaknya kader yang maju dalam bursa calon ketua umum justru menunjukkan BM PAN memiliki surplus kader berkualitas.

“Agenda kongres ini bukan hanya soal memilih ketua umum, tetapi bagaimana proses konsolidasi terus berjalan. BM PAN memiliki banyak kader yang layak. Banyaknya calon yang muncul justru menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan menunjukkan besarnya semangat kader untuk ikut mengambil bagian dalam membesarkan BM PAN,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *