GATRAINDONESIA.COM JAKARTA– Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyerukan pentingnya menjaga kerukunan di kalangan elite politik. Menurutnya, persatuan para pemimpin bangsa adalah syarat utama agar masyarakat tidak terpecah di tengah berbagai tantangan saat ini.
Budi Arie menyampaikan hal itu saat menyoroti kondisi masyarakat, khususnya warga di daerah terdampak bencana alam yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan seluruh elemen bangsa.
“Hari ini tidak ringan. Di tengah berbagai kondisi yang terjadi di masyarakat, kita harus tetap setia berada di garis rakyat,” ujar Budi Arie, Minggu (23/8/2026).
Ia menilai penanganan warga terdampak bencana harus menjadi prioritas. Karena itu koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar bantuan tepat sasaran dan bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Selain itu, Budi Arie juga menyoroti pelaksanaan program-program pemerintah, termasuk penguatan koperasi dan ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap program harus memiliki kredibilitas dan akuntabilitas.
“Program ini penting. Jadi programnya harus kredibel. Kalau ada permasalahan di bawah, ya kita beresin bersama-sama,” tegasnya.
Menurut Budi Arie, evaluasi di lapangan harus dilakukan secara terbuka agar program pemerintah benar-benar memberikan manfaat dan tidak berhenti di atas kertas.
Menanggapi dinamika politik nasional, Budi Arie juga menyinggung hubungan baik antara Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto. Ia mengajak publik melihatnya sebagai hal positif.
“Kalian harus bersyukur, berterima kasih bahwa pemimpin-pemimpin Indonesia ini akur. Kalau elitenya rukun, rakyat juga tenang,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah persatuan. “Bangsa kita ini nggak boleh dipecah belah,” pungkasnya.
Di akhir, Budi Arie menegaskan Projo akan terus mendukung penuh upaya pemerintah menyelesaikan persoalan rakyat. Projo juga mendorong agar setiap kebijakan dievaluasi dan diperbaiki jika ditemukan kendala di lapangan.

















