gatraindonesia.com – Momen penuh haru mewarnai pertemuan antara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, dengan para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah 3T, Kamis (23/7).
Di hadapan Kepala BGN yang baru, Baguna Palisoa (54), Wakil Ketua Umum Asosiasi Pangan Gizi Indonesia Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (APGI 3T), yang akrab disapa Bunda, tak kuasa membendung air mata saat menceritakan perjuangannya membangun dapur SPPG di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Bunda, ibu dari tiga orang anak, mengaku telah berbulan-bulan berjuang mempertahankan investasi yang telah ditanamkan demi mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, hingga kini dapur yang dibangun belum beroperasi, sementara beban utang terus menghimpit keluarganya.
Dengan suara bergetar, Bunda mengungkapkan bahwa rumah yang menjadi tempat tinggal keluarganya kini terancam disita oleh bank karena dijadikan jaminan untuk membiayai pembangunan SPPG di wilayah terpencil.
Suasana pertemuan berubah emosional ketika Bunda tak mampu lagi menahan tangis. Sudaryono kemudian menghampirinya dan memberikan pelukan sebagai bentuk empati atas perjuangan yang telah dijalani.
Pelukan tersebut disambut haru oleh para mitra SPPG yang hadir. Bagi Bunda, momen itu bukan sekadar sapaan dari seorang pejabat, melainkan bentuk perhatian yang menghidupkan kembali harapan setelah berbulan-bulan menghadapi ketidakpastian.
“Saya hanya ingin perjuangan kami didengar. Kami membangun di daerah terpencil demi anak-anak Indonesia. Semoga ada jalan keluar,” ungkap Bunda dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai Wakil Ketua Umum APGI 3T, Baguna Palisoa juga mengelola lima SPPG di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang dibangun di wilayah dengan akses geografis yang sangat menantang. Perjuangannya menjadi gambaran tantangan yang dihadapi banyak mitra SPPG di daerah 3T dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam dialog antara Kepala BGN yang baru dengan para mitra SPPG, sekaligus menumbuhkan harapan akan adanya penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

















