gatraindonesia.com – Negara melalui Kementerian Agama terus meneguhkan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menjamin hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dialog dan musyawarah yang dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerukunan, Pelayanan, Pengawasan Keagamaan, dan Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, terkait dinamika Chapel di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (2/8).
Dialog yang berlangsung dalam suasana terbuka, sejuk, dan penuh semangat musyawarah itu dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, serta para pihak terkait.
Dalam musyawarah tersebut, seluruh pihak berhasil mencapai sejumlah kesepahaman sebagai langkah awal penyelesaian persoalan secara damai dan bermartabat.
Pertama, pelayanan ibadah tetap dibuka dan dapat dilaksanakan setiap hari Minggu, sehingga hak umat untuk beribadah tetap terjamin.
Kedua, seluruh pihak berkomitmen untuk menjaga kerukunan, menahan ego masing-masing, serta mengedepankan dialog dan saling menghormati dalam setiap proses penyelesaian.
Ketiga, proses renovasi Chapel disepakati untuk dihentikan sementara hingga tercapai kesepakatan bersama melalui musyawarah yang melibatkan seluruh pihak.
Keempat, Kementerian Agama menegaskan akan terus hadir sebagai pembimbing, mediator, dan pelayan bagi seluruh umat beragama, dengan mengedepankan dialog, keadilan, serta semangat persaudaraan dalam setiap penyelesaian persoalan keagamaan.
“Kerukunan adalah fondasi kehidupan berbangsa. Kementerian Agama hadir untuk semua umat, memastikan hak beribadah terlindungi, sekaligus mengedepankan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujar Gugun.
Melalui dialog ini, Kementerian Agama berharap semangat persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati terus menjadi landasan dalam menjaga harmoni kehidupan beragama, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengutamakan kepentingan bersama dan keutuhan bangsa.

















