banner 728x250

13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan, Penghayat: Ini Pengakuan yang Kami Nantikan

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Gatraindonesia.com Jakarta – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan 13 Juli sebagai _Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa_.

Keputusan itu diserahkan melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026 dalam acara di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyowo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Senin (6/7/2026).

Momen ini disambut haru oleh komunitas penghayat kepercayaan di seluruh Indonesia. Penetapan tersebut dianggap sebagai bentuk nyata negara hadir mengakui eksistensi mereka.

*”Ini Bukti Negara Hadir”*
Salah satu perwakilan penghayat Parmalim asal Tanah Batak, Sumatera Utara, Henry Simanjuntak, menyampaikan rasa syukurnya.

“Bagi kami umat kepercayaan ini luar biasa. Pengakuan ini benar-benar kami rasakan hari ini, karena sudah sangat lama kami menantikannya,” kata Henry di TMII, Senin (6/7/2026).

*Dorongan Agar Setara dengan Hari Besar Lain*
Henry berharap penetapan ini menjadi awal agar _Hari Kepercayaan_ memiliki posisi yang sama dengan hari besar keagamaan lain di Indonesia, termasuk ditetapkan sebagai hari libur.

“Kami berharap ke depan hari ini bisa disetarakan dengan hari besar agama-agama lain di Indonesia, yakni menjadi hari libur nasional,” harapnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada pemerintah agar terus memberi dukungan dan menjamin hak-hak warga penghayat.

“Kami ada di Indonesia dan kami warga negara yang taat. Kami mohon hak kami dipenuhi, sebagaimana kewajiban kami kepada bangsa dan negara juga kami jalankan dengan baik,” tegas Henry.

Dengan ditetapkannya 13 Juli, pemerintah diharapkan dapat semakin menguatkan perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan hak masyarakat penghayat kepercayaan di Tanah Air.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *