Gatraindonesia.com Jakarta, 31 Agustus 2026* – Kementerian PPN/Bappenas hari ini menggelar acara *Peluncuran Indeks Modal Manusia [IMM] Tahun 2025 dan Pedoman Penghitungan IMM*. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat dan daerah, salah satunya *Ismi, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau*.
Dalam pemaparannya, Sekda Kepri menyampaikan sejumlah strategi Pemprov Kepri dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
*1. Penanganan Stunting dan Kesehatan*
Pemprov Kepri telah mengalokasikan *anggaran khusus untuk penanganan stunting*. Upaya yang dilakukan antara lain pemberian *makanan tambahan berupa protein tinggi* yang terbukti berdampak langsung pada penurunan angka stunting di Kepri.
“Kami tidak ingin hanya berkontribusi, tapi benar-benar menurunkan stunting di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Ismi.
Kolaborasi disebut menjadi kunci, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga keluarga. Dunia usaha, perguruan tinggi, hingga pembinaan di tingkat kelurahan juga dilibatkan.
Di sektor kesehatan, Kepri juga mengalokasikan *anggaran Jaminan Kesehatan Daerah * di luar iuran BPJS. Ini untuk menguatkan layanan bagi masyarakat yang belum tertampung BPJS. Pemprov juga menyediakan *Rumah Singgah* di Jakarta dan Kota Batam sebagai fasilitas penginapan bagi masyarakat yang dirujuk berobat.[Jamkesda]
“Ini bukti hadirnya pemerintah untuk memastikan masyarakat Kepri mendapat fasilitas yang baik dalam mengakses pelayanan kesehatan, termasuk rujukan,” jelas Ismi.
*2. Dimensi Pendidikan*
Untuk dimensi pendidikan, nilai IMM Kepri tercatat *0,665*. Ismi menekankan tantangan utama bukan hanya kuantitas, tapi juga *kualitas proses belajar di kelas dan kualitas guru*.
Sebagai wilayah kepulauan, Kepri menghadapi tantangan akses. Untuk itu Pemprov menyediakan *bantuan transportasi laut dan darat*, *seragam sekolah gratis*, *beasiswa*, hingga *gratis SPP* agar anak-anak dari 90 pulau terluar tetap bisa bersekolah.
“Anak-anak kami berada di pulau-pulau dan sekolah tidak ada di sana. Kami hadir agar mereka bisa datang ke sekolah dan mendapatkan akses pendidikan secara baik,” tambahnya.
*3. Dorongan Penggunaan IMM di RPJMD*
Provinsi Kepulauan Riau telah menjadikan *Indeks Modal Manusia sebagai indikator dalam RPJMD*. Ismi berharap kabupaten/kota di Kepri juga segera mengadopsi IMM, karena saat ini indikator SDM di RPJMD kabupaten/kota masih menggunakan IPM.
“Kami mohon ini dikawal bersama. Kami juga berharap pusat menyiapkan fasilitas agar saat review RPJMD kabupaten/kota, IMM bisa masuk sebagai indikator,” kata Ismi.
Sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand, Ismi menegaskan pentingnya membangun generasi yang siap bersaing di masa depan.
Acara peluncuran ini juga disertai dengan pemaparan *angka IMM Nasional 2025* dan *Pedoman Penghitungan IMM* sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam mengukur dan meningkatkan kualitas SDM.
—
*Tentang IMM*
Indeks Modal Manusia mengukur kualitas SDM berdasarkan 3 dimensi: Kesehatan, Pendidikan, dan Perlindungan. IMM diharapkan menjadi indikator baru pelengkap IPM dalam
–

















