Gatraindonesia.com BSD, 27 Agustus 2026* – Pemerintah Kabupaten Tanggamus di bawah kepemimpinan *Bupati Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H.* hadir dalam *Apkasi Otonomi Expo 2026* di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, 27-29 Agustus 2026.
Pada kesempatan ini Pemkab Tanggamus menampilkan konsep *Rumah Panggung Adat Talang Padang* sebagai representasi rumah dinas Bupati. Konsep rumah panggung ini dipilih karena sejarah Lampung dahulu yang wilayahnya luas, penduduk masih sedikit, serta rawan banjir dan binatang buas.
“Konsep rumah panggung ini untuk menghindari banjir dan binatang buas. Ini menjadi ciri khas arsitektur masyarakat Lampung zaman dulu,” jelas *Toni Saputra*, perwakilan Pemkab Tanggamus yang dipercaya membuat konsep booth.
Dalam pameran tersebut, Tanggamus juga menampilkan produk unggulan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM. Produk utama yang dipamerkan adalah *Kain Tapis khas Lampung* dengan *motif Belah Ketupat*.
Motif belah ketupat ini memiliki makna mendalam. Motif simetris tersebut melambangkan bahwa di Kabupaten Tanggamus terdapat *5 Kepaksian*. Warna yang digunakan yakni putih, kuning, hitam, dan merah.
“Motif belah ketupat ini sudah kami patenkan sebagai ikon Kabupaten Tanggamus. Ini yang kami angkat agar dikenal luas bahwa Tanggamus punya identitas budaya sendiri,” tambah Toni.
Selain budaya, Tanggamus juga mempromosikan potensi *pariwisata bahari*. Kabupaten yang berada di pesisir barat Lampung ini terkenal dengan *Pantai Kiluan* yang menjadi habitat lumba-lumba. Pengunjung bisa melihat langsung lumba-lumba di habitat aslinya.
“Di Tanggamus ada Kiluan. Di sana ada lumba-lumba yang bisa kita lihat langsung. Ini potensi wisata yang ingin kami perkenalkan ke nasional,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan di Apkasi Otonomi Expo 2026, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap produk UMKM seperti kain tapis dan potensi wisata dapat menarik minat investor, serta memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Tanggamus ke masyarakat luas.
—

















