Gatraindonesia.com Jakarta- Ketua OKK Satkar Ulama Indonesia Kosgoro, *Barkah Pattimahu*, menghadiri Musyawarah Besar V/Mubes V Kosgoro 1957 yang resmi digelar pada 5–7 Juni 2026 di Jakarta. Kehadiran Barkah menjadi bentuk dukungan ormas sayap Partai Golkar terhadap agenda strategis pemilihan Ketua Umum baru dan konsolidasi organisasi.
Sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, Satkar Ulama Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi Partai Golkar 5 tahun ke depan.
“Sebagai ormas yang didirikan Partai Golkar, Satkar Ulama Indonesia malam ini mengikuti Mubes Kosgoro. Sebagai organisasi yang ikut mendirikan Partai Golkar, tentu kami akan memberikan kontribusi kepada Partai Golkar 5 tahun ke depan,” ujar Barkah di sela kegiatan.
Menyikapi dinamika pemilihan Ketua Umum, Barkah berharap Mubes V justru memperkuat Kosgoro ke depan. Ia menekankan pentingnya kebersamaan agar tidak ada perpecahan antara kandidat maupun pendukung.
“Kami lihat ada 2 calon yang akan berkompetisi, Ibu Sari Yunita yang saat ini sebagai Bendahara Umum Kosgoro, dan Laode Saiful Akbar. Mudah-mudahan musyawarah ini justru memperkuat Kosgoro ke depan. Tidak ada perpecahan antara kandidat ataupun pendukung, karena sebagai basis kekuatan Partai Golkar, kalau terpecah tentu akan menjadi problem bagi perjalanan partai ke depan,” katanya.
Barkah menilai semua kandidat punya peluang. Namun ia menyoroti posisi Sari Yunita yang saat ini menjabat Bendahara Umum DPP Partai Golkar sekaligus Bendahara Umum Kosgoro sebagai nilai tambah.
“Tentu dengan posisi Bu Sari sebagai Bendahara Partai Golkar dan juga Bendahara Umum Kosgoro, punya peluang yang lebih besar. Tapi tidak menutup kemungkinan kandidat lain juga punya basis. Siapa nanti yang tampil ke depan tergantung kemampuan mendekati para pemilih, karena yang punya hak suara adalah DPD dan PDK,” jelasnya.
Mengenai arah program, Barkah menegaskan Satkar Ulama Indonesia akan mendukung penuh visi Kosgoro di bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi yang sudah menjadi fondasi sejak 1957. Ia juga menyatakan kesiapan ormasnya mendukung program pemerintah Prabowo-Gibran.
“Kalau kita ikuti selama ini, Kosgoro banyak memberikan perhatian pada peningkatan koperasi, usaha kecil, dan bidang pendidikan. Ke depan program-program ini akan dikembangkan, sejalan dengan visi Kosgoro sejak 1957. Jadi pendidikan, kebudayaan, ekonomi menjadi basis perjuangan Kosgoro ke depan. Tentu kami akan selalu mendukung semua program-program pemerintah Prabowo dan Gibran sesuai visi besar beliau,” tutupnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Partai Golkar, *Bahlil Lahadalia*, menegaskan Mubes V merupakan forum keputusan tertinggi organisasi. Ia berpesan agar siapa pun Ketua Umum terpilih nantinya diterima dengan ikhlas oleh seluruh kader.
“Musyawarah atau Mubes ini merupakan forum keputusan tertinggi organisasi. Siapa pun yang menang harus diterima dengan ikhlas dan tetap bersama-sama dalam menyukseskan program Kosgoro 57,” pesan Bahlil.
Mubes V Kosgoro 1957 yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Jakarta menjadi momentum penting bagi organisasi dalam merumuskan arah baru, memperkuat konsolidasi kader, serta menegaskan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

















