banner 728x250

DLH Jayawijaya Genjot Pembenahan TPA, Wamena Didorong Jadi Kota Bersih dan Berkelanjutan

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Gatraindonesia.com Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya, khususnya di Kota Wamena sebagai pusat pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Jayawijaya, dr. Ida Wati Waromi, Sp.KJ, mengatakan sejak 2025 hingga 2026 pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya strategis, termasuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang lebih representatif.

“Meski saat ini masih dalam tahap pendampingan, sistem pengelolaan yang berjalan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya,” ujar Ida dalam keterangannya, Rabu (2026).

Selama satu tahun terakhir, gerakan kebersihan terus digencarkan di Kota Wamena dan sekitarnya. Program kerja bakti dan aksi bersih lingkungan dilaksanakan rutin sebagai tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat, termasuk arahan Menteri Dalam Negeri terkait pelaksanaan kurve kebersihan secara intensif.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga telah mengeluarkan instruksi langsung dari bupati untuk memastikan kegiatan kebersihan berjalan konsisten dan terukur di seluruh distrik.
Meski belum menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan sampah, DLH Jayawijaya mengandalkan sinergi bersama masyarakat.

Kolaborasi dilakukan dengan komunitas lokal, organisasi kepemudaan, pelajar, hingga kelompok ibu-ibu di berbagai wilayah.
Menurut Ida, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun budaya bersih dan menjaga kelestarian lingkungan.

Saat ini, fokus utama pemerintah daerah masih pada penanganan kebersihan serta pengurangan timbunan sampah di kawasan perkotaan.

Sementara itu, pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi masih dalam tahap perencanaan dan penguatan sistem dasar.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berkomitmen mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan produktif sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dengan kondisi geografis Wamena yang berada di wilayah pegunungan serta menghadapi tantangan akses logistik dan biaya operasional yang tinggi, pemerintah daerah berharap adanya dukungan khusus dari pemerintah pusat.

“Kami terus berupaya maksimal sesuai kemampuan daerah. Namun dengan kondisi geografis dan tantangan pembiayaan yang cukup besar, kami sangat berharap adanya dukungan langsung dari pemerintah pusat agar program pengelolaan lingkungan hidup di Jayawijaya dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Ida.

DLH Jayawijaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun kesadaran masyarakat serta mewujudkan Wamena sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *