banner 728x250

ILMISPI Lantik Pengurus 2026–2028 di UPN Veteran Jakarta, Rumuskan Arah Gerak Organisasi

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 21 Mei 2026 — Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI) secara resmi
menyelenggarakan Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat ILMISPI
Periode 2026–2028 di Kampus UPN Veteran Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh delegasi
mahasiswa, pengurus, dan anggota ILMISPI dari berbagai perguruan tinggi di seluruh
Indonesia sebagai bentuk konsolidasi nasional mahasiswa ilmu sosial dan ilmu politik dalam
memperkuat arah gerak organisasi serta peran strategis mahasiswa dalam kehidupan
kebangsaan.

Mengusung tema “Revitalisasi Kepemimpinan dan Perumusan Arah Gerak ILMISPI dalam Mewujudkan Organisasi yang Responsif Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen organisasi untuk membangun kepemimpinan mahasiswa yang progresif, adaptif, dan memiliki orientasi kebangsaan yang kuat di tengah dinamika sosial-politik nasional maupun global yang terus berkembang.

Pelantikan Pengurus Pusat ILMISPI Periode 2026–2028 menjadi simbol regenerasi
kepemimpinan organisasi mahasiswa yang tidak hanya menekankan aspek administratif dan struktural, tetapi juga menegaskan keberlanjutan nilai perjuangan, intelektualitas, serta semangat pengabdian mahasiswa terhadap bangsa dan negara. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang penguatan solidaritas nasional antaranggota ILMISPI dari berbagai daerah dalam membangun gerakan mahasiswa yang inklusif, ilmiah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pelaksanaan Rapat Kerja Nasional menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi, menyusun program kerja nasional, serta mempertegas positioning ILMISPI sebagai organisasi mahasiswa sosial-politik yang mampu menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah, sekaligus penjaga nilai demokrasi dan supremasi sipil di Indonesia.

Dalam forum Rakernas, berbagai isu strategis turut menjadi perhatian utama, mulai dari
penguatan kualitas Pendidikan, Lingkungan, penguatan demokrasi substansial, hingga
dinamika geopolitik global yang berimplikasi terhadap masa depan Indonesia menuju
Indonesia Emas 2045.

Koordinator Pusat ILMISPI, Zufar Hafiz, dalam sambutannya menyampaikan bahwa
mahasiswa memiliki tanggung jawab historis untuk memastikan arah pembangunan bangsa
tetap berpijak pada nilai demokrasi, keadilan sosial, dan kepentingan rakyat. Menurutnya,
Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang memiliki kesadaran kebangsaan, integritas moral, dan keberanian intelektual dalam menjaga masa depan demokrasi Indonesia.
“Indonesia Emas 2045 tidak boleh dimaknai semata sebagai target pembangunan nasional, tetapi harus menjadi cita-cita kolektif seluruh elemen bangsa.
Mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa pembangunan bangsa berjalan seiring dengan penguatan demokrasi, keadilan sosial, dan kemajuan sumber daya manusia. ILMISPI harus hadir sebagai ruang konsolidasi gagasan, laboratorium kepemimpinan, dan rumah perjuangan intelektual mahasiswa yang berpihak pada kepentingan rakyat serta menjaga marwah kebangsaan,” ujar Zufar Hafiz.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut organisasi mahasiswa untuk mampu melakukan revitalisasi gerakan secara menyeluruh, baik dalam aspek kaderisasi, penguatan intelektual, maupun pengembangan strategi organisasi yang relevan dengan perkembangan era digital dan perubahan geopolitik global.

Menurut Zufar, mahasiswa tidak boleh kehilangan sensitivitas sosial dan daya kritis terhadap berbagai persoalan bangsa. Oleh karena itu, ILMISPI diharapkan mampu menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam ruang diskursus akademik, tetapi juga hadir secara nyata dalam merespons isu-isu strategis nasional seperti pendidikan, ketimpangan sosial, krisis demokrasi, penegakan supremasi sipil, hingga tantangan transformasi teknologi dan ekonomi kreatif di
Indonesia.

“Mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral dan kontrol sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah berbagai tantangan nasional maupun global, ILMISPI harus mampu menjaga independensi gerakan, memperkuat tradisi intelektual, serta membangun kolaborasi nasional untuk menghadirkan gagasan-gagasan progresif bagi masa depan Indonesia,” tambahnya.

Pelaksanaan Pelantikan dan Rakernas ILMISPI 2026–2028 juga menjadi bagian dari upaya
memperkuat sinergi antar wilayah dan antar perguruan tinggi dalam membangun gerakan
mahasiswa yang terorganisir, solid, dan berorientasi pada penguatan kontribusi pemuda terhadap pembangunan nasional. Melalui forum tersebut, ILMISPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai agenda kebangsaan dan penguatan demokrasi di Indonesia.

Kegiatan ini turut mencerminkan semangat kolektif mahasiswa ilmu sosial dan ilmu politik
untuk mengambil peran strategis dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa,
khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila.

Sebagai organisasi nasional mahasiswa sosial-politik, ILMISPI berkomitmen untuk terus
memperkuat perannya sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, penguatan intelektual, serta konsolidasi gerakan mahasiswa yang berlandaskan semangat persatuan, keberagaman, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Pelantikan dan Rakernas ini, ILMISPI berharap dapat melahirkan arah gerak
organisasi yang lebih progresif, responsif, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman,
sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan Indonesia yang demokratis, berkeadilan, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 204.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *