Gatraindonesia.com Jakarta– PT Terang Dunia Internusa Tbk melalui unit usaha GPN Indonesia kembali mencatatkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus: _Energy Transition Innovation Leadership Award 2026_ dan _Appreciation Best Business Model Canvas 2026_.
Kedua penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional. Kontribusi itu meliputi pengembangan teknologi konversi, produksi komponen lokal, serta penerapan model bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
*Hendri Mulyadi*, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk unit GPN Indonesia, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat penggunaan komponen dalam negeri.
“Kami fokus mengembangkan komponen kendaraan listrik, baik untuk konversi maupun produksi baru. Baterai, dinamo, bodi, hingga komponen plastik kami produksi sendiri di Indonesia,” ujar Hendri.
Saat ini GPN Indonesia mengoperasikan dua fasilitas produksi. Pabrik sepeda listrik berada di Sentul, sementara pabrik motor listrik berlokasi di Curug, Tangerang. Produk motor listrik GPN Indonesia telah dipasarkan secara luas di dalam negeri dan direncanakan untuk masuk ke pasar Malaysia.
Meski sebagian bahan baku masih diimpor, perusahaan memprioritaskan penggunaan komponen lokal yang sudah tersedia di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Kami berharap dukungan pemerintah terus berlanjut agar industri kendaraan listrik dapat berkembang lebih cepat. Dengan begitu, Indonesia bisa lebih bebas dari polusi, mengurangi ketergantungan pada bensin, dan menekan beban subsidi BBM,” tambah Hendri.
Melalui dua penghargaan ini, PT Terang Dunia Internusa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat rantai pasok lokal, mengembangkan teknologi kendaraan listrik, dan mendukung target transisi energi nasional menuju Indonesia maju.















