JAKARTA— Ketua Umum Forum Kepakaran Indonesia/FKI, Dr. Risman Pasaribu, menegaskan penguatan sumber daya manusia pertanian dan inovasi teknologi harus menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
Pernyataan itu disampaikan Dr. Rismun di sela rapat persiapan diskusi publik “Ketahanan Pangan” di kantor Forum Kepakaran Indonesia, Duren Sawit, Jakarta Timur.
“Indonesia negara agraris dengan sumber daya alam melimpah dan potensi pertanian sangat besar. Tapi tantangannya tidak sederhana. Salah satunya SDM pertanian yang masih butuh penguatan kualitas dan regenerasi,” ujar Dr. Rismun.
Ia menambahkan, FKI akan menggelar diskusi publik berbasis hasil Focus Group Discussion/FGD ketahanan pangan. Rekomendasi kebijakan dari diskusi tersebut akan disampaikan ke Presiden, Menteri Pertanian, dan Bappenas sebagai masukan untuk langkah lanjutan.
Diskusi publik ini akan menghadirkan akademisi, pemuda, Senat Mahasiswa se-Indonesia, Guru Besar, dan Doktor. Sejumlah narasumber yang akan hadir:
1. *Dr. M.S. Kaban* – Tokoh Nasional, Ketua Pengawas FKI, Mantan Menteri Kehutanan
2. *Prof. Dr. Abdullah Puteh* – Ketua Koordinator Dewan Pakar Dalam Negeri FKI
3. *Dr. Risman Pasaribu* – Ketua Umum FKI, Dewan Pakar KAHMI Nasional, Mantan Direktur Fasilitasi Pendidikan Politik Kesbangpol Kemendagri
4. *Prof. Dr. Subriyatna* – Koordinator Kepakaran Lingkungan FKI
5. *Prof. Dr. Ujang Maman* – Koordinator Kepakaran Pertanian FKI
“Tanpa SDM pertanian yang kompeten dan teknologi tepat guna, target swasembada pangan akan sulit tercapai. Petani dan penyuluh harus dibekali pengetahuan baru, akses teknologi modern, serta pendampingan berkelanjutan. Itu kunci agar potensi pertanian Indonesia benar-benar dirasakan rakyat,” pungkas Dr. Risman.
FKI menegaskan siap berkontribusi lewat kajian, diskusi, dan rekomendasi kebijakan berbasis keilmuan untuk mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

















