Gatraindonesia.com BSD, 27 Agustus 2026* – Direktur Formcase, *Joe Kurniawan*, hadir dalam *Apkasi Otonomi Expo 2026* yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, 27-29 Agustus 2026.
Dalam pameran tersebut, Formcase menampilkan produk *furniture dan mebel* khusus untuk kebutuhan sektor publik. Mulai dari perkantoran, Dinas Pendidikan, dunia pendidikan, hingga fasilitas kesehatan.
“Kami fokus di public area. Bukan untuk perumahan atau presidensial, tapi lebih ke kantor, sekolah, rumah sakit,” ujar Joe Kurniawan.
Formcase sendiri sudah berdiri sejak tahun 1963. Awalnya beroperasi di Sumatera Utara, kemudian pindah ke Jakarta dan kini seluruh pabrik sudah berada di Tangerang. Perusahaan ini 100% menggunakan tenaga kerja lokal dan bahan baku dalam negeri.
“Kandungan bahan baku lokal kami tinggi sekali, di kisaran 50% sampai 70%. Semua produksi dan sumber daya manusianya lokal. Tidak ada tenaga kerja asing,” jelasnya.
Produk Formcase juga sudah menembus pasar ekspor. Hingga saat ini sudah menjangkau *5 benua*: Australia, Afrika, Asia, Timur Tengah, Amerika, dan Eropa.
Untuk pasar dalam negeri, Formcase telah masuk ke *Katalog Elektronik LKPP* selama 3 tahun terakhir. Hal ini memudahkan instansi pemerintah dalam melakukan pengadaan barang.
“Kami belajar dari sistem katalog di Amerika Serikat. Di Indonesia sekarang sudah ada, dan kami ingin ikut menjadi bagian dari ekosistem itu,” kata Joe.
Soal legalitas, Joe menegaskan seluruh produk kayu yang digunakan sudah memenuhi standar dan dapat ditelusuri asalnya. “Kayu harus dari hutan tanaman industri yang jelas. Untuk ekspor pun tidak boleh sembarangan,” tegasnya.
Harga produk Formcase bervariasi, mulai dari *Rp1 jutaan hingga belasan juta rupiah*, tergantung jenis dan kebutuhan, seperti kursi kulit untuk kantor.
Joe berharap Apkasi Otonomi Expo bisa menjadi etalase bagi produk Indonesia. “Semoga makin banyak kabupaten/kota yang ikut. Dari pihak swasta juga bisa support. Ini kolaborasi yang saling menguntungkan. Kebutuhan mebel pemerintah bisa terpenuhi, UMKM dan industri dalam negeri juga tumbuh,” pungkasnya.

















