Gatraindonesia.com Tangerang-ndoBuildTech Expo 2026 Part 1_ resmi dibuka di ICE BSD City pada 8-12 Juli 2026. Pameran konstruksi dan arsitektur terbesar di Indonesia ini berlangsung pukul 10.00-21.00 WIB dengan menghadirkan 550 tenant dari dalam dan luar negeri. Panitia menargetkan 137 ribu pengunjung selama 5 hari penyelenggaraan di area seluas 55 ribu meter persegi.
Pembukaan pameran dihadiri *Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono*. Hadir pula sejumlah tokoh industri dan asosiasi profesi, salah satunya *Ar. Shri Chandra Satryotomo, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten / IAI Banten*.
*Arsitek Punya Peran Strategis*
Dalam kesempatan tersebut, *Ar. Shri Chandra Satryotomo* menegaskan pentingnya peran arsitek dalam mendorong pertumbuhan industri konstruksi dan desain nasional.
“Pameran seperti IndoBuildTech ini sangat penting. Pelaku industri bisa memperluas jaringan dan memperkenalkan produk terbaru. Sementara masyarakat dan para arsitek bisa mencari inspirasi, melakukan konsultasi, serta menambah wawasan seputar konstruksi hingga arsitektur,” ujar Shri Chandra.
Ia juga mengapresiasi semangat kolaborasi yang menjadi tema pameran tahun ini. Menurutnya, sinergi antara arsitek, developer, produsen material, hingga akademisi adalah kunci untuk menciptakan karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
*Konstruksi Jadi Penggerak Ekonomi*
Senada dengan Menko AHY, Shri Chandra menilai sektor konstruksi memiliki kontribusi besar bagi perekonomian. Berdasarkan data BPS triwulan I 2026, sektor ini menyumbang 9,8% terhadap PDB dan menyerap sekitar 8,7 juta tenaga kerja.
“Setiap pembangunan infrastruktur memiliki backward impact dan forward impact. Saat kita membangun rumah, jalan, sekolah, maka industri baja, semen dan lainnya akan ikut bergerak. Inilah yang harus kita dorong bersama,” jelasnya.
*Apresiasi Penyelenggara*
*Direktur PT Debindo Global Expo Rafidi Igra Muhamad* selaku penyelenggara menyampaikan bahwa IndoBuildTech 2026 diikuti lebih dari 500 brand nasional dan internasional. Peserta berasal dari China, Singapura, Kanada, hingga negara-negara di Eropa.
“Industri bahan bangunan, konstruksi, arsitektur dan desain interior perannya semakin strategis. Tanpa inovasi, kreativitas dan kolaborasi, pembangunan akan biasa-biasa saja. IndoBuildTech hadir sebagai ruang bertemunya ekosistem untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat daya saing Indonesia,” kata Rafidi.
Ia berharap pameran ini dapat menjadi wadah yang mempertemukan profesi, praktisi, hingga akademisi untuk meningkatkan produktivitas nasional.
Turut hadir dalam pembukaan *Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Rasya, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti*, serta perwakilan asosiasi arsitek lainnya.
Dengan semangat kolaborasi, *IAI Banten* di bawah kepemimpinan *Ar. Shri Chandra Satryotomo* optimis _IndoBuildTech 2026_ dapat menjadi kontribusi nyata bagi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

















